Logo Pegadaian
Close Menu

Pegadaian Gelar Mudik Gratis Bertabur Emas 2018

08 Jun 2018 | 852 views

Jakarta, 8 Juni 2018 -- PT Pegadaian (Persero) memberangkatkan 2000 nasabah dan mitra binaan aktif ke 7 kota di Pulau Jawa dan 14 kota di luar Jawa sebagai kontribusi sosial korporasi untuk sinergi BUMN. Seperti tahun-tahun sebelumnya, Pegadaian selalu berusaha memberikan kenyamanan kepada nasabah dan mitra binaan. Salah satunya melalui program Mudik Gratis Bertabur Emas 2018.

"Kami berkomitmen mendukung sinergi BUMN dalam menyelenggarakan mudik bareng, terutama untuk mendorong pengalihan penggunaan sepeda motor ke bus, sekaligus untuk meminimalisir resiko kecelakaan lalu lintas," ungkap Sunarso, Dirut PT Pegadaian (Persero).

Mudik gratis kali ini akan dilaksanakan pada 8 Juni 2018 di Auditorium Langen Palikrama, Kantor Pusat Pegadaian, Jakarta dan 9 Juni 2018 di Parkir Pantai Carnaval Ancol, Jakarta. Rute yang disediakan oleh 22 armada bus Pegadaian dari Jakarta adalah Malang, Surabaya, Madiun, Solo, Yogyakarta, Semarang dan Purwokerto.

Sunarso berharap, nasabah dan mitra yang ikut dalam program Mudik Gratis Bertabur Emas mendapatkan kenyamanan, kelancaran dan keamanan untuk pulang ke kampung halaman masing-masing. Mereka yang mengikuti program mudik gratis ini akan diangkut menggunakan bus eksekutif yang dilengkapi dengan reclining seat, AC, Audio/Video, dan wifi.

Melalui tiga (3) kantor wilayah yang tersebar di seluruh Indonesia yaitu Medan, Makassar dan Manado, Pegadaian juga menyelenggarakan program Mudik Gratis Bertabur Emas bagi 750 nasabah dan mitra binaan dengan tujuan Banda Aceh, Labuan Batu, Padang Sidempuan, Kepulauan Selayar, Luwuk, Luwuk timur, Luwuk Utara, Majene, Mamuju, Mamuju Utara, Palopo, Polewali Mandar, Gorontalo dan Makassar. Selain menggunakan bus, Pegadaian melalui sinergi dengan Pelni juga menyediakan 250 tiket menggunakan KM Dorolonda yang akan diberangkatkan pada 9 Juni 2018.

Untuk mendukung perjalanan yang berkeselamatan, setiap bus diawaki tenaga pengemudi yang berpengalaman dan bersertifikat, dan dilengkapi dengan peralatan keselamatan antara lain CCTV, palu pemecah kaca, alat pemadam api ringan (APAR) beserta panduan tanggap darurat.

Sebelum digunakan untuk angkutan mudik gratis, armada yang dipilih akan dilakukan inspeksi secara menyeluruh. Disamping itu seluruh awak kendaraan juga akan dites kesehatannya termasuk tes narkoba.