Logo Pegadaian
Close Menu

IKP Pegadaian Mendapatkan Penghargaan di Hari Kartini

07 May 2019 | 256 views

Dalam acara peringatan Hari Kartini yang diselenggarakan oleh Ikatan Istri Pimpinan ( IIP BUMN )  di Museum Maritim Indonesia pada akhir pekan lalu,  Ikatan Istri Karyawan PT Pegadaian  menerima Penghargaan dari Ketua Umum IIP BUMN.

Penghargaan diberikan karena IIKP menjadi volunter dan dinilai sangat aktif berperan dalam mendukung program Indonesia Bersih yg menjadi Program Kerja Utama IIP BUMN tahun ini, yang merupakan tindak lanjut dari Program OASE KK

Penghargaan untuk IIKP diserahkan oleh Ketua Umum IIP BUMN Ibu Eri Imam Apriyanto  kepada Ibu Hj. Dra Endah Kuswiyoto selaku Ketua Ikatan Istri Karyawan Pegadaian ( IIKP) .

Ucapan terima kasih disampaikan Ketua IIKP kepada IIP BUMN yang telah memberikan apresiasi kepada IIKP dan juga kepada seluruh anggota IIKP yang telah kerja keras dan aktif mensukseskan  program Indonesia Bersih.

"Kami sangat mengapresiasi penghargaan yang diberikan oleh IIP BUMN. Ini merupakan sebuah bentuk dorongan kepada kami, agar kami terus memberikan yang terbaik terhadap program tersebut dan Membuat seluruh masyarakat Indonesia menjadi sadar dan bertanggung jawab bahwa kebersihan bukanlah tanggung jawab pemerintah saja tetapi tanggung jawab kita semua , sebagai warga negara dan individu, karena Indonesia saat ini dalam kondisi darurat sampah. Indonesia menjadi penyumbang sampah no 2 di dunia," kata Endah di Jakarta, 30 April 2019

Endah menjelaskan bahwa demi mewujudkan Indonesia bebas sampah di 2020  perlu kerja sama yang baik antara pemerintah pusat, daerah, swasta dan berbagai pihak. Pengelolaan sampah  perlu segera ditangani dengan  serius .  Sebagai salah satu solusi untuk pengelolaan sampah ini PT Pegadaian  memilikibsatu program The Gade Clean and Gold, yakni proramb Mengubah Sampah menjadi Emas, dimana sampah2 plastik dikumpulkan, ditimbang di Bank Sampah dan dapat ditukar dengan Emas, saat ini PT.Pegadaian telah melaksanakan Bank Sampah di 42 titik dari rencana 58 dintahun 2019.

Hal lain yang tak kalah penting adalah pengendalian  pencemaran lingkungan yg dimulai dari diri sendiri dg meminimalkan penggunaan plastik, misal minum dengan tumbler pengganti botol plastik, penggunaan tas kain yg bisa dipakai berkali2 sebagai  pengganti tas kresek

"Saya berharap IIKP dapat terus menunjukan perkembangannya dalam membantu meminimalkan penggunaan sampah plastik sehingga terciptanya lingkungan yang bebas plastik sesuai harapan kita dan pemerintah Indonesia